Ekspedisi Gunung Merbabu 14 – 18 Agustus 2015
with Bless Community

 

Konon kata orang untuk tau sifat-sifat manusia yaitu dengan bawa orang itu naik gunung, hmm is it true? lets find out!
Merbabu adalah pendakian pertama dalam hidup gua pada tahun 2015. Gunung ini mempunyai ketinggian 3.142 mdpl di puncak Trianggulasi. Gunung ini terletak di empat kabupaten yaitu di Magelang, bagian timur Boyolali, bagian selatan Salatiga dan sebelah utara wilayah Semarang provinsi Jawa Tengah.
gunung merbabu ini termasuk salah satu favorit untuk pendaki pemula karena jalur pendakiannya yang cukup gampang dan pemandangannya cukup menakjubkan, dalam perjalanan menuju puncak mata kalian akan disuguhi pemandangan sabana dan bukit bukit rumput yang indah seperti di film Teletubbies.
Squad kita kali ini campur dengan komunitas ‘Bless Community’. total ada 9 orang yang ikut dalam ekspedisi ini. oh ya pendakian ini kita lakuin sengaja berbarengan dengan hari kemerdekaan supaya kita bisa upacara bendera di atas gunung πŸ™‚
Day 1 ( Stasiun senen – Basecamp desa Selo, Boyolali )
perjalanan di mulai dari Stasiun Senen menuju Purwosari, perjalanan kira kira memakan waktu 7-8 jam menggunakan kereta. waktu ini kalo ga salah tiket nya kisaran 200-300 rb satu orang untuk PP. setelah sampai di Purwosari kita dijemput dengan Elf charteran buat jalan ke Basecamp, dari Purwosari ke basecamp itu kurang lebih 2 jam. kita sampai basecamp jam 11 malam, di basecamp ini kita bisa mandi, istirahat, makan. harga makanan di basecamp cukup murah dengan 10rb kita dapet nasi telur, tempe, sup bayam, dan udah sama minum. udara di basecamp uda agak dingin jadi bawaannya laper terus.. oh ya untuk mandi sama istirahat ga dipungut biaya, semua gratis.
Day 2
keesokan hari ini nya setelah mengurus ijin pendakian ( 10.000/hari/org ) kita mulai pendakian. Jalur selo yang kita pilih ini cocok untuk pendaki pemula atau yang baru pertama kali naik gunung karena jalur ini memiliki tingkat kesulitan yang medium. dari BC ke pos 1 kita tempuh kurang lebih 2 jam lebih. di jalur ini kalian akan melewati hutan, sabana rumput, bukit, kabut dll.
Total waktu pendakian gunung Merbabu via Selo kurang lebih 8,5 jam naik dan 4-6 jam untuk turun gunung dengan pembagian waktu tempuh sebagai berikut:
Basecamp – Pos I (2,5jam)
Pos I – Pos II (30 menit)
Pos II – Sabana I (2,5jam)
Sabana I – Pos III (1jam)
Pos III – Sabana II (30 menit)
Sabana II – Puncak Kenteng Songo (1jam)
Puncak Kenteng Songo – Puncak Syarif (30 menit)
Day 3
Setelah kurang lebih 2 jam sampailah kita di pos 3, Kita memutuskan untuk mendirikan tenda di pos 3 karena di tempat ini mempunyai tanah yang cukup luas dan landai, banyak pendaki yang mendirikan tenda di pos ini.. kita sampai kira kira pukul 15:00 sore. Untungnya kita sampai tepat waktu belum banyak pendaki yang sampai jadi kita masih dapat tempat yang cukup luas untuk mendirikan tenda. Kita menginap semalam di pos ini. udara disini udah mulai dingin banget gila.
Day 4
Keesokan hari nya tanggal 17 agustus 2015, para pendaki lain sudah siap-siap untuk upacara bendera sedangkan gua baru bangun.. tepat pukul 9 pagi dengan ranting kayu dan bendera merah putih yang sudah kita siapkan dari rumah akhirnya kita menaikan bendera di atas gunung.
Setelah selesai kita berunding untuk memuncak. Total 9 orang dari tim kita hanya 5 orang termasuk gua yang memutuskan naik ke puncak sisanya tinggal disini karena ada yang capek dsbnya. Dengan logistik seadanya yaitu satu botol aqua 600L, madu dan coklat akhirnya kita naik ke puncak Syarif.
Perjalanan menuju puncak sangat tidak biasa guys, kemiringannya kurang lebih 90 derajat! hadehhh.. ditambah dengan udara yang sangat dingin buat gua pikir dua kali untuk sampai ke puncak.. dengan semangat empat lima gua terus melanjutkan pendakian. Empat puluh tiga menit berlalu, teman teman gua sudah jauh di depan, ada juga yang sudah sampai ke puncak dan gua paling akhir hahaha
Up there gua flashback kembali apa sih yang buat gua nekat sampai sejauh ini ? orang bilang merbabu adalah gunung mudah tapi menurut gua ga semudah balikin telapak tangan. Untuk sampai ke titik ini aja sudah menjadi sebuah hal yang spesial buat gua. Sambil istirahat sebentar ada pendaki yang sudah turun dari puncak lewat di samping gua, he said β€œ ayo semangat mas, puncak sedikit lagi.. β€œ. Padahal apa yang gua liat masih sekitar 2-3 km ke atas lagi.. tapi memang, setiap kali kita naik gunung pasti selalu ada kalimat tersebut dan herannya semangat kita terbakar lagi untuk sampai ke puncak, aneh tapi nyata.
Jam 15:43 sore, angin mulai kencang, entah kenapa air keluar melalui hidung gua, kepala mulai pusing, pandangan semar semar dan hati mulai berbisik β€œ that’s it, im done! β€œ. Tanpa berpikir panjang gua membalikkan badan dan mulai ngesot kebawah untuk turun ke pos dimana kita mendirikan tenda. Teman teman gua sepertinya semua sudah menginjak kaki di puncak Syarif sedangkan gua ngesot menuruni jalur dengan tatapan kosong dan muka menahan malu. Semenjak saat itu gua berjanji next time gua akan balik lagi dan harus sampai puncak !
Items yang harus ada kalau lu mau naik ini gunung
Β· Buff/selampe/masker ( terutama kalau naik di bulan Juli – Oct dikarenakan musim kering jadi banyak banget debu nya.
Β· AIR. Di gunung ini ga ada mata air ya guys (cmiiw) jadi untuk jaga jaga bawa jirigen aja dari bawah, 5 liter cukup lah nanti ganti gantian aja ngangkatnya
Β· Sepatu trekking / sepatu gunung ( dikarenakan medan yang di tempuh agak berat jadi kalau pakai sepatu abal abal di jamin langsung hancur minimal sol nya copot deh..
Mungkin cuman ini sih yang bisa gua bagiin, soalnya uda rada rada lupa juga dan gua waktu itu ga sempet bikin banyak dokumentasinya, jadi gambar-gambar yang di atas seadanya aja.. so far gunung ini kasih gua banyak pelajaran sih. Selain teamwork, disiplin dan tenggang rasa yang kuat terhadap sesama pendaki lainnya. Pendakian kali ini mungkin gua ga sampai puncak. Tapi gua yakin puncak puncak selanjutnya udah menunggu telapak kaki gua untuk diinjak.
  • Berikut list item yang gua bawa untuk naik gunung ini:
    Tas carrier Consina 45 L
    Sepatu Boots yang menurut gua bisa di pake buat naik gunung
    Camera DSLR Nikon D300
    Celana 2 pasang baju 2 pasang dan jangan lupa dalemannya
    jangan lupa topi Cowboy buat gaya
    Matras dan Sleeping bag
    Mie Instan 6 bungkus
    kopi / energen buat tambahan energi
    Coklat/madu/gula jawa/ pokoknya yang manis manis deh
    beras satu 1 kg
    Trash bag soalnya kita ninggalin jejak bukan sampah
    Dan pastinya mental yang kuat πŸ˜€
Inget guys naik gunung bukan gaya gayaan, bukan karena lagi happening, jangan cuman buat sok sokan jadi anak gunung. Tapi cintailah akivitas ini, do what you love. Tujuan mendaki gunung adalah bukan sampai dipuncak melainkan sampai dirumah dengan selamat. See you guys! Cheers.
Iklan